Ad Code

Responsive Advertisement

Sebar Video Dan Foto Bom Bunuh Diri Dapat Dipidana 4 Tahun Penjara


Juru Berita | Banten

Masyarakat di seluruh Indonesia diharapkan Untuk tidak menyebarkan konten Video dan Foto dari Aksi Bom Bunuh Diri yang terjadi di Jalan Kartini depan Gereja Katedral Kota Makassar Minggu Pagi (28/11).

Aksi Bom Bunuh Diri yang terjadi pada Minggu Pagi memang membuat Teror Masyarakat Indonesia, untuk itu kiranya Masyarakat yang Mendapatkan Video Atau Foto Tidak memposting dan men-share kembali, hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi.

"Tolong Stop di Kita, hapus dan jangan share kemanapun video maupun foto dari aksi Bom Bunuh Diri di Makassar" ujar Edy Sumardi Kepada Wartawan.



Lebih Lanjut Kabid Humas ini mengatakan bahwa Undang-Undang Informasi Dan Transaksi Elektronik (UU ITE) telah mengatur tentang penyebaran konten kekerasan, yang terdapat dalam pasal 29 dan 45 B.

Pasal 29 : Setiap Orang Dengan Sengaja dan tanpa Hak, mengirimkan informasi elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang berisi ancaman kekerasan, atau menakut-nakuti yang ditujukan Secara pribadi.

Pasal 45 B : Setiap Orang Dengan Sengaja dan tanpa Hak,mengirimkan informasi elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang berisi ancaman kekerasan, atau menakut-nakuti yang ditujukan Secara pribadi sebagaimana dimaksud dalam pasa 29 Dipidana dengan Pidana Penjara Paling lama 4(empat ) tahun dan/atau denda paling banyak Rp.750.000.000.- (Tujuh Ratus Lima Puluh Juta Rupiah).

Jadi Bagi Orang yang menyebarkan Konten Kekerasan Baik itu Video dan Foto bisa dianggap melanggar Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. **